Jakarta, -- Layanan pesan instan WhatsApp di sejumlah negara lumpuh sejak semalam. Mereka yang sempat kesulitan menerima dan mengirim pesan melakukan komplain di media sosial, salah satunya adalah di akun resmi milik Mark Zuckerberg.
Awalnya, CEO dan pendiri jejaring sosial terbesar di dunia itu mengumumkan pencapaian jumlah pengguna layanan di bawah Facebook, termasuk Instagram dan WhatsApp.
Postingan prestasi itu langsung diserbu komentara mengenai layanan WhatsApp yang tak bisa diakses. “Di Brasil, kami tidak bisa menggunakan WhatsApp, apa yang terjadi,” tulis akun Castro de Leo.
Mendapat bombardir pesan serupa di postingannya, Zuck pun langsung menanggapinya dengan menyampaikan permohonan maaf.
“Kami sedang dalam proses memperbaikinya. Kami mohon maaf atas kejadian tak menyenangkan ini,” balas miliuner muda tersebut.
Matinya layanan WhatsApp ini paling banyak terjadi di Eropa bagian barat, pesisir timur Amerika Serikat, dan Amerika Selatan. Di luar wilayah itu, ada pula beberapa negara yang turut kesulitan mengakses WhatsApp.
baca selanjutnya..


