Merasa terganggu dengan telapak kaki tersebut akhirnya warga sekitar mencoba untuk menghilangkannya dengan cara menyemen ulang lantai tersebut.
Tetapi tetap saja setelah semen mengeras telapak kaki itu tidak menghilang.
"Warga sudah tiga kali mencoba untuk menyemen ulang cap telapak kaki tersebut, tetap hasilnya sama telapak kaki itu tidaklah menghilang", terangnya.
Merasa ada sesuatu yang janggal warga akhirnya sepakat untuk membiarkan telapak kaki tersebut tetap menghiasi ruangan masjid.
Saat ini keberadaan telapak kaki misterius tersebut masih ada di dalam Masjid Darussalam.
Warga tidak mencoba untuk menghilangkannya, cap telapak kaki hanya ditutupi dengan karpet sajadah.

