Tikus adalah hewan pengerat yang sering kita temui dimana-mana. Tidak hanya menyebalkan tapi juga merusak barang barang dan perabotan rumah tangga selain itu juga memakan apa saja yang mereka suka. Tidak hanya sekedar mengganggu dan merusak ,ternyata tikus juga merupakan media penyakit berbahaya terutama air kencingnya dan bahaya gigitan tikus yang menyebabkan infeksi. Penyakit ini disebut Leptospirosis.
Untuk mengurangi populasi tikus disekitar rumah kita biasanya kita memasang jebakan atau ranjau bahkan meracuni tikus dengan racun tikus yang biasa dijual ditoko obat pertanian.
Apabila tikus sudah kita dapat bisanya sudah dalam keadaan mati bila diracun tapi klo dijerat biasanya masih hidup. Untuk membunuhnya biasa dipukul , direndam bahkan dibakar.
Tidak sekedar itu untuk melampiaskan kemarahan kita biasanya tikus tersebut kita buang ditengah jalan dengan harapan dilindas kendaraan hingga penyet hanya tinggal kulitnya saja yg tersisa. Tapi tahukah kita setelah itu apa yang terjadi pada bangkai yang kita buang tadi?
Bangkai tikus tersebut akan hancur bersama debu jalanan dimana bibit penyakit bercampur debu akan berterbangan diudara dan udara tersebut kita hirup masuk ketubuh kita.
Berikut adalah bahaya dari bangkai tikus yang berterbangan diudara:


