-->

Dari Sekarang Jangan Buang Bangkai Tikus Ditengah Jalan, Ini Bahayanya(2)

Leptospirosis adalah demam canicola , demam ladang tebu atau demam tujuh hari , merupakan penyakit menular akibat bakteri yang menyerang melalui perantara hewan seperti tikus dan anjing.
Bakteri Leptospirosis dapat bertahan hidup selama satu bulan di air tawar , tempat lembab,tanaman atau lumpur.
Melaui air kencing tikus  bakteri ini dapat menulari ketubuh manusia melalui kulit,selaput lendir,luka,makanan dan air.
Bakteri Leptospirosis yang telah berhasil masuk ketubuh manusia hanya membutuhkan waktu empat sampai sepuluh hari untuk menyebar kedalam aliran darah.
Selanjutnya bakteri ini dapat menyerang barbagai organ penting lainnya seperti jantung,paru-paru dan ginjal. Jika tidak segera ditangani penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada penderitanya dan merupakan penyakit mematikan jika tidak segera ditangani.

Cara mencegah  penyakit Leptospirosis

Untuk mencegah agar penyakit yang disebabkan oleh kotoran atau air kencing tikus ini tidak sampai menyerang manusia atau terkontaminasi olehnya berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bakteri penyebab penyakit Leptospirosis yakni:

- Bersama-sama melakukan pemberantasan tikus dengan cara yang tepat dan ramah lingkungan.
-Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
- Tidak membuang bangkai tikus ditengah jalan tetapi lebih baik menguburnya dalam-dalam.
- Tidak membuang sampah sembarangan dan tutup tempat sampah rapat-rapat.
- Mencuci tangan kaki terutama setelah bekerja ,dari kamar mandi atau saat kendak makan.
- Jangan menunda untuk segera memeriksakan diri bila terjadi gejala penyakit Leptospirosis.
Back To Top